Terios, Berpetualang di Indahnya 7 Surga Kopi Nusantara

Menelisik satu persatu kisah petualangan dari Tim Terios 7 Wonders dalam menjelajah bumi Sumatera, seakan menjadikan diri ini seolah berada diantara mereka. Bergabung menjadi orang ke 12 dalam mengeksplorasi indahnya tanah ter-barat di nusantara ini. Layaknya sebuah ajang pembuktian diri, perjalanan mereka dalam rangka membuktikan kehandalan Terios sebagai mobilnya para petualang sejati, memang menjadi sebuah langkah nyata yang bukan hanya berhasil membuktikan kemampuan varian Daihatsu tersebut dalam menjelajah berbagai medan, namun juga berhasil membawa pesan kampanye wisata dengan membuka mata dunia akan indahnya tanah surga di pulau Sumatera ini.

Selain dikenal dengan keindahan alamnya, pulau Sumatera memang dikenal juga sebagai surganya para penikmat aroma kopi. Tidak salah memang, di pulau ini 7 Surga Kopi Nusantara berada. Mulai dari Liwa, Lahat, Pagar Alam, Empat Lawang, Curup – Kepahiang, Mandailing Natal sampai ke Takengon, membuktikan bahwa inilah Cofee Paradise yang sebenarnya.

Sumatera Cofee Paradise

Sumatera Cofee Paradise

Pagi ini, di sebuah meja kerja yang biasa mengantarkan saya menjelajah dunia maya, menjelajah satu persatu ulasan tentang trik kode pemrograman yang tersebar di berbagai blog, saya serasa berada diantara mereka, menikmati wanginya aroma  kopi Liwa, serta menyeruputnya dalam hangatnya suasana. Ini memang yang menjadikan beda, aroma khas dari kopi Liwa yang dipadu dengan aroma pinang ataupun ginseng, menjadikan aroma kopi ini terkenal hingga ke mancanegara. Mata ini serasa mengelilingkan pandang, menikmati indahnya Danau Ranau. Merasakan dinginnya udara pagi itu yang menyambut kehadiran tim 7 Wonders untuk segera memulai perjalanannya. Seraya memejamkan mata, saya menarik nafas panjang dan membuangnya dengan segala kepenatan yang seoalah tiba-tiba hilang, tertiup oleh sapuan angin disana.

Segera saya kembali membayangkan sebuah titik awal perjalanan yang begitu menggoda khayal ini. Ruas-ruas jalan yang panjang, dipadu dengan tepian yang curam, serta medan yang berliku, seolah membawa diri ini untuk segera berlari diatas sebuah kendaraan yang memang begitu pantas menjadi mobil sahabat petualang, primadonanya para penjelajah nusantara, Terios.

Kehadiran Terios sebagai satu pilihan bagi masyarakat dalam menikmati nyamannya berkendara memang begitu menakjubkan. Keseriusan PT. Astra Daihatsu Motor sebagai produsen mobil yang juga sebagai agen pemegang merk ini di tanah air dalam mengembangkan produk ini memang telah terlihat sejak diperkenalkannya sebuah varian mobil Daihatsu versi Long Wheelbase (versi panjang) dengan memiliki kapasitas penumpang 7 orang serta dilengkapi dapur pacu berkode 3SZ-VE 1.500 cc DOHC 16 Valve VVT-i, bertenaga 109 hp/5.500 rpm juga torsinya yang mencapai 145 Nm/4.000 rpm pada tahun 2006 lalu.

Dari sejak itu varian ini semakin banyak diminati oleh masyarakat Indonesia, karena selain mampu menghadirkan kenyamanan dalam berkendara di jalanan perkotaan dalam berbagai suasana baik itu lancar ataupun macet, namun Terios juga mampu tampil handal di tipe medan yang berliku. Hal ini tentu sesuai dengan relief daerah di negara kita ini. Hingga saat ini varian Daihatsu Terios ini semakin variatif seiring dengan kehadiran tipe Terios TX-AT dan Terios MT.

Dan kini sepertinya inilah juga yang menjadikan alasan diselenggarakannya agenda Terios 7 Wonders. Terios mengajak kita untuk membuktikan ketangguhan kedua variannya tersebut di berbagai medan berliku, membuktikan kekuatannya di berbagai kondisi serta membuktikan kehandalannya di berbagai cuaca. Namun tentunya dengan tidak melupakan keinginannya juga untuk membawa serta pesan pariwisata dengan membuktikan kepada duania bahwa Indonesia layak dijadikan sebagai surganya para petualang, surganya para pecinta kopi. Hal ini terbukti dengan dipilihnya 7 daerah yang dijadikan sebagai tempat persinggahan tim, 7 daerah yang mampu mewakili indahnya panorama alam Indonesia serta 7 daerah juga yang menjadi surganya kopi nusantara.

Terios 7 Wonders

Terios 7 Wonders

Perjalanan berhasil mengantarkan tim untuk melintasi berbagai medan yang ada, dari ujung selatan pulau Sumatera hingga menjejak di titik kilometer nol di tanah Sabang, bagian paling utara di pulau ini. Dalam waktu yang tidak sedikit, 14 hari berturut-turut ketangguhan dari mesin mobil ini diuji. Dari mulai menjelajah medan ruas jalan yang panjang-panjang sejak pertama kali perjalanan di rute Lampung – Liwa, melewati jalur sempit dan berkelok pada rute yang mengarah ke Kabupaten Empat Lawang (Tebing Tinggi), menjelajah beratnya medan areal perkebunan dan terjalnya jalur yang melewati Sungai di Pagaralam, hingga menguji ketahanan mesin pada cuaca hujan di rute Mandailing Natal – Medan.

Namun, semua terbayar lunas, ketika segala lelah tim ekspedisi ini tergantikan oleh raihan prestasi yang membuat decak kagum kami masyarakat Indonesia. Berhasil menaklukan keindahan alam Indonesia, menjelajah dan menyuguhkan cerita kenikmatan aroma kopi sebagai salah satu kebanggaan bangsa dari mulai nikmatnya kopi Liwa, kopi Mandheling, kopi Gayo hingga kopi Ulee Kareeng serta merangkum dan menyuguhkannya bagi kami sebuah pengalaman nyata atas perjalanan panjang yang telah dilalui.

Saya menghela nafas, mengingat kembali juga perjalanan beberapa tahun yang lalu. Mudik dengan menggunakan Terios ini. Berbekal dengan persiapan yang cukup, setelah pengecekan terhadap mesin, serta antisipasi terhadap berbagai kemungkinan, Terios yang kami tunggangi harus siap untuk bertarung dengan rute padat dan berkelok di jalur selatan Pulau Jawa. Hampir 24 perjalanan yang ditempuh, namun yang membuat kagum, mesin Terios tetap tangguh non-stop hingga kami sampai di kampung halaman.

Pagi ini saya masih membayangkan berada diantara mereka, memejamkan mata dan berfose berfoto bersama, bersenang gembira di depan tugu nol kilometer kota Sabang, merasakan jabat hangat ucapan selamat atas keberhasilan perjalanan dengan total jarak 3.657 km ini. Sebuah pengalaman perjalanan indah, yang akan menjadi bekal kami ketika suatu hari nanti kami yang menjadi petualang sebenarnya.

Gambar diambil dari :

Referensi Tulisan :

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s