Terios, Berpetualang di Indahnya 7 Surga Kopi Nusantara

Menelisik satu persatu kisah petualangan dari Tim Terios 7 Wonders dalam menjelajah bumi Sumatera, seakan menjadikan diri ini seolah berada diantara mereka. Bergabung menjadi orang ke 12 dalam mengeksplorasi indahnya tanah ter-barat di nusantara ini. Layaknya sebuah ajang pembuktian diri, perjalanan mereka dalam rangka membuktikan kehandalan Terios sebagai mobilnya para petualang sejati, memang menjadi sebuah langkah nyata yang bukan hanya berhasil membuktikan kemampuan varian Daihatsu tersebut dalam menjelajah berbagai medan, namun juga berhasil membawa pesan kampanye wisata dengan membuka mata dunia akan indahnya tanah surga di pulau Sumatera ini.

Selain dikenal dengan keindahan alamnya, pulau Sumatera memang dikenal juga sebagai surganya para penikmat aroma kopi. Tidak salah memang, di pulau ini 7 Surga Kopi Nusantara berada. Mulai dari Liwa, Lahat, Pagar Alam, Empat Lawang, Curup – Kepahiang, Mandailing Natal sampai ke Takengon, membuktikan bahwa inilah Cofee Paradise yang sebenarnya.

Sumatera Cofee Paradise

Sumatera Cofee Paradise

Pagi ini, di sebuah meja kerja yang biasa mengantarkan saya menjelajah dunia maya, menjelajah satu persatu ulasan tentang trik kode pemrograman yang tersebar di berbagai blog, saya serasa berada diantara mereka, menikmati wanginya aroma  kopi Liwa, serta menyeruputnya dalam hangatnya suasana. Ini memang yang menjadikan beda, aroma khas dari kopi Liwa yang dipadu dengan aroma pinang ataupun ginseng, menjadikan aroma kopi ini terkenal hingga ke mancanegara. Mata ini serasa mengelilingkan pandang, menikmati indahnya Danau Ranau. Merasakan dinginnya udara pagi itu yang menyambut kehadiran tim 7 Wonders untuk segera memulai perjalanannya. Seraya memejamkan mata, saya menarik nafas panjang dan membuangnya dengan segala kepenatan yang seoalah tiba-tiba hilang, tertiup oleh sapuan angin disana.

Segera saya kembali membayangkan sebuah titik awal perjalanan yang begitu menggoda khayal ini. Ruas-ruas jalan yang panjang, dipadu dengan tepian yang curam, serta medan yang berliku, seolah membawa diri ini untuk segera berlari diatas sebuah kendaraan yang memang begitu pantas menjadi mobil sahabat petualang, primadonanya para penjelajah nusantara, Terios.

Kehadiran Terios sebagai satu pilihan bagi masyarakat dalam menikmati nyamannya berkendara memang begitu menakjubkan. Keseriusan PT. Astra Daihatsu Motor sebagai produsen mobil yang juga sebagai agen pemegang merk ini di tanah air dalam mengembangkan produk ini memang telah terlihat sejak diperkenalkannya sebuah varian mobil Daihatsu versi Long Wheelbase (versi panjang) dengan memiliki kapasitas penumpang 7 orang serta dilengkapi dapur pacu berkode 3SZ-VE 1.500 cc DOHC 16 Valve VVT-i, bertenaga 109 hp/5.500 rpm juga torsinya yang mencapai 145 Nm/4.000 rpm pada tahun 2006 lalu.

Dari sejak itu varian ini semakin banyak diminati oleh masyarakat Indonesia, karena selain mampu menghadirkan kenyamanan dalam berkendara di jalanan perkotaan dalam berbagai suasana baik itu lancar ataupun macet, namun Terios juga mampu tampil handal di tipe medan yang berliku. Hal ini tentu sesuai dengan relief daerah di negara kita ini. Hingga saat ini varian Daihatsu Terios ini semakin variatif seiring dengan kehadiran tipe Terios TX-AT dan Terios MT.

Dan kini sepertinya inilah juga yang menjadikan alasan diselenggarakannya agenda Terios 7 Wonders. Terios mengajak kita untuk membuktikan ketangguhan kedua variannya tersebut di berbagai medan berliku, membuktikan kekuatannya di berbagai kondisi serta membuktikan kehandalannya di berbagai cuaca. Namun tentunya dengan tidak melupakan keinginannya juga untuk membawa serta pesan pariwisata dengan membuktikan kepada duania bahwa Indonesia layak dijadikan sebagai surganya para petualang, surganya para pecinta kopi. Hal ini terbukti dengan dipilihnya 7 daerah yang dijadikan sebagai tempat persinggahan tim, 7 daerah yang mampu mewakili indahnya panorama alam Indonesia serta 7 daerah juga yang menjadi surganya kopi nusantara.

Terios 7 Wonders

Terios 7 Wonders

Perjalanan berhasil mengantarkan tim untuk melintasi berbagai medan yang ada, dari ujung selatan pulau Sumatera hingga menjejak di titik kilometer nol di tanah Sabang, bagian paling utara di pulau ini. Dalam waktu yang tidak sedikit, 14 hari berturut-turut ketangguhan dari mesin mobil ini diuji. Dari mulai menjelajah medan ruas jalan yang panjang-panjang sejak pertama kali perjalanan di rute Lampung – Liwa, melewati jalur sempit dan berkelok pada rute yang mengarah ke Kabupaten Empat Lawang (Tebing Tinggi), menjelajah beratnya medan areal perkebunan dan terjalnya jalur yang melewati Sungai di Pagaralam, hingga menguji ketahanan mesin pada cuaca hujan di rute Mandailing Natal – Medan.

Namun, semua terbayar lunas, ketika segala lelah tim ekspedisi ini tergantikan oleh raihan prestasi yang membuat decak kagum kami masyarakat Indonesia. Berhasil menaklukan keindahan alam Indonesia, menjelajah dan menyuguhkan cerita kenikmatan aroma kopi sebagai salah satu kebanggaan bangsa dari mulai nikmatnya kopi Liwa, kopi Mandheling, kopi Gayo hingga kopi Ulee Kareeng serta merangkum dan menyuguhkannya bagi kami sebuah pengalaman nyata atas perjalanan panjang yang telah dilalui.

Saya menghela nafas, mengingat kembali juga perjalanan beberapa tahun yang lalu. Mudik dengan menggunakan Terios ini. Berbekal dengan persiapan yang cukup, setelah pengecekan terhadap mesin, serta antisipasi terhadap berbagai kemungkinan, Terios yang kami tunggangi harus siap untuk bertarung dengan rute padat dan berkelok di jalur selatan Pulau Jawa. Hampir 24 perjalanan yang ditempuh, namun yang membuat kagum, mesin Terios tetap tangguh non-stop hingga kami sampai di kampung halaman.

Pagi ini saya masih membayangkan berada diantara mereka, memejamkan mata dan berfose berfoto bersama, bersenang gembira di depan tugu nol kilometer kota Sabang, merasakan jabat hangat ucapan selamat atas keberhasilan perjalanan dengan total jarak 3.657 km ini. Sebuah pengalaman perjalanan indah, yang akan menjadi bekal kami ketika suatu hari nanti kami yang menjadi petualang sebenarnya.

Gambar diambil dari :

Referensi Tulisan :

Alhamdulillah Dapet Juara Dua :)

Event Lomba Blog yang bertajug “Tebar 100 Hadiah” dari VIVA tempo hari memang sudah berlalu. Setelah beberapa lama menunggu keputusan para juri, akhirnya sore itu sebuah email masuk dari adminnya VIVA.co.id dengan isinya yang membuat saya serasa artis peraih Piala Citra, hehe.

Menjadi juara 2 lewat tulisan ini di event sebesar itu dengan raihan hadiah sebuah BlackBerry Curve 8520 tentunya menjadikan diri ini untuk kembali bersyukur atas begitu banyak nikmat yang telah diberikan oleh Alloh sang Maha Kuasa.

Hingga ketika kini kaki ini berada didepan sebuah ruangan kaca di salah satu gedung Jakarta untuk menerima hadiah. Sebuah gedung yang letaknya ternyata tetanggaan dengan gedung tempat saya bekerja. Hehehe, saya jadi inget apa kata orang, ternyata emang buah jatuh gak jauh dari pohonnya, apa itu berarti juga pemenang lomba ini juga tempat kerjanya ga jauh dari kantor penyelenggara event-nya kali ya ….hahaha.

Dan … ketika ucapan selamat itu datang, sebuah tekad, semoga ini menjadi bekal untuk bisa berkarya lebih baik lagi di masa depan.
Aamiin …

Alhamdulillah saya bersyukur ternyata tulisan-tulisan saya ga cuma bernilai di mata penulis amatir seperti saya, tapi ternyata juga bernilai di mata orang hehe, ya selain gak jarang ada pengunjung nyasar ke blog saya dan kini  ternyata Alloh juga percayakan saya untuk dapet juara meski baru juara dua.

Alhamdulillah…

[VIVA.co.id] VIVA Baru, Teknologi Global Rasa Lokal

Jika anda bertanya, dimana kita bisa mendapatkan berbagai informasi terbaru dan terpercaya dalam ranah dunia online saat ini, maka VIVAnews.com (atau kini yang beralih nama menjadi VIVA.co.id) sepertinya adalah jawaban yang paling tepat.

Kehadiran media berita online beberapa tahun terakhir ini memang telah tumbuh begitu pesat. Layaknya jamur yang tumbuh di musim hujan, kehadiran media berita online ini juga seakan hampir memusnahkan ke-eksistensian media cetak dan televisi dalam pertumbuhannya. Seiring dengan perkembangan dunia teknologi informasi yang kini mengajak para penggunanya untuk mulai beralih dalam penggunaan data pada setiap aktifitasnya, kehadiran media berita online juga seakan menjadi pilihan baru masyarakat dalam mendapatkan informasi dengan lebih cepat.

Tampilan VIVA.co.id

Tampilan VIVA.co.id

VIVA memang bukan satu-satunya penyuguh informasi di media baru tersebut, namun kehadiran VIVA kali ini seakan telah menjadi pilihan cerdas bagi banyak kalangan. Sejak kehadirannya dengan nama VIVAnews.com, VIVA sudah berhasil merebut hati masyarakat untuk menjadikan mereka berada dalam jajaran media berita online papan atas. Dan kini, seiring dengan perubahan tampilan terbarunya, VIVA semakin memanjakan masyarakat dalam menikmati berbagai konten yang dimilikinya.  Hal ini tidak lain dikarenakan VIVA mampu memadukan berbagai kebutuhan masyarakat tersebut untuk bisa dihadirkan dalam berbagai media serta berbagai platform yang mendukungnya.

Saat ini, VIVA semakin menancapkan eksistensinya sebagai media berita online yang menjunjung tinggi teknologi web 2.0. Dimana antara pengguna dan penyedia jasa layanan bisa aktif ambil bagian dalam penyediaan informasi maupun sekedar review konten yang ada. Dan ini sepertinya yang menjadi jawaban juga, mengapa masyarakat memilih VIVA sebagai rujukan dalam pemburuan informasi. Masyarakat kini bukan lagi hanya mau berada di posisi pasif sebagai pendengar atau penyimak saja, namun mereka pun ingin dan memang berhak ambil bagian dalam keterlibatannya untuk setiap informasi yang ada. Dan VIVA memfasilitasinya dengan mengintegrasikan berbagai sosial media online sebagai gerbang bagi masyarakat luas masuk ke area tersebut. Sebut saja dari mulai facebook, twitter, google plus, atau bahkan VIVA pun memiliki database sendiri yang nantinya bisa terhubung dengan seluruh jaringan di dalam VIVA itu sendiri.

Kemudian ketersediaan konten yang beragam, dari mulai berita politik, ekonomi, life style, olah raga, sains, teknologi bahkan hingga kesehatan. Semua terangkum dalam VIVA. Yang menarik adalah setiap kanal yang ada, semua dijadikan sebagai subdomain dari VIVA itu sendiri, sehingga menjadikan situs berita online ini laksana portal utama dari rujukan setaip informasi yang ada. Seperti misalnya untuk kanal berita, VIVA mengkhususkan kanal news sebagai subdomain intinya, sehingga kita memiliki 2 (dua ) pilihan untuk menjelajahnya, antara masuk terlebih dahulu ke VIVA.co.id atau langsung ke news.viva.co.id.

Selain itu VIVA juga kini semakin ulet merangkum berbagai karya para penggiat penulis di dunia maya (blogger) menjadi bagian dari mereka. Hal ini bisa kita lihat dari kehadiran VIVALOG (VLOG). Selain menambah khazanah informasi yang ada didalam VIVA itu sendiri, tentunya ini menjadikan VIVA menjadi gerbang para blogger untuk menarik pengunjung menjelajah blog mereka masing-masing setelah membaca pendahuluan tulisan mereka yang terlebih dahulu mereka bisa dapatkan di VIVA.

Satu kelebihan media berita online selain bisa menyuguhkan informasi dengan cepat, juga keberadaannya yang bisa diakses oleh masyarakat dimana saja. Tidak terlokalisasi hanya untuk satu kota atau bahkan satu negara saja, namun di berbagai penjuru dunia pun bisa menikmatinya. Dan yang membuat kagum dari VIVA adalah VIVA mampu membaca keberadaan masyarakat luas tersebut dengan membuat berbagai aplikasi yang terhubung di berbagai perangkat yang kini tengah berkembang, VIVA ambil bagian di dalamnya. VIVA menghadirkan aplikasi di smartphone yang berbasis BlackBerry, VIVA menyediakan aplikasi di berbagai perangkat Android, dan juga tidak membuang para pengguna Symbian, VIVA juga tetap eksis memarkir satu aplikasi disana.

Di sosial media, VIVA mengadirkan fanpage di Facebook sehingga masyarakat bisa mendapatkan informasi darinya meskipun mereka tidak membuka secara langsung alamat VIVA.co.id. Kemudian sama halnya dengan twitter, VIVA juga memanjakan para follower menikmati berbagai informasi terbaru disana. Bahkan yang terbaru, untuk para pengguna browser Chrome, VIVA pun menempatkan satu extension aplikasi yang bisa terintegrasi didalam browser tersebut. Hebat!

VIVA.co.id

VIVA.co.id

Tentunya semua ini semakin menjadikan VIVA sebagai raksasa media berita online baru yang bisa diakses secara global oleh masyarakat luas. Namun ada satu lagi yang tak kalah penting dari kehadiran VIVA. Konsep pewarnaan dengan nuansa warna merah dan putih, semakin menjadikan masyarakat Indonesia bangga menjelajah satu media berita online ini. Inilah dia VIVA, media berita dengan teknologi global, namun tetap menjunjung rasa lokal.

VIVA.co.id

VIVA.co.id

Adobe CS 6 Launch!

Bapak-bapak, ibu-ibu para pengguna dan penikmat dunia IT, berikut saya mau laporkan hasil pandangan mata di acara Launching Adobe Creative Suite versi 6 di Four Seasons Hotel Jakarta kemarin (12 Juli 2012).

Adobe CS versi 6, secara total lebih menyuguhkan fitur yang memudahkan bagi penggunanya. Dengan satu sentuhan, apa yang diinginkan bisa terwujud. Beberapa fitur yang mungkin misalnya jika di Photosop pada versi sebelumnya, untuk crop gambar orang mesti di telusuri satu-satu garis tubuhnya, sekarang tinggal satu klik short cut saja akan langsung terselect garis tubuh orang tersebut.

Namun bukan berarti gak ada fitur baru, di versi terbarunya ini Adobe juga melempar beberapa amunisi untuk menggaet ketertarikan calon pembeli.

Nah untuk kemaren sebenernya gak cuma photoshop yang di bahas, jujur saya baru tahu ternyata banyak banget product-nya yang belum saya pernah lihat, hehe.

Dimulai dari pembahasan Adobe Prelude CS6, product ini untuk video editing lebih banyaknya. Satu fitur yang menarik adalah kita bisa mengedit hasil rekaman yang goyang-goyang jadi halus, jadi misalnya buat para pemula yang biasanya megang handycam masih gemeteran, sekarang bisa tertolong sama fitur itu.

Selanjutnya masuk ke web design, dibahas mengenai Adobe Dreamweaver CS 6, fitur terbarunya adalah memungkinkan kita untuk men-develop sebuah situs dengan 3 pilihan versi media untuk nge-view-nya. Yaitu browser biasa, mobile sama pad. Misalnya disana kita bisa nge-set bagaimana tampilan deretan menu pada sebuah website kita jika dilihat dari browser komputer, bagaimana jika dilihat dari smartphone, etc. Begitu juga dengan Adobe Fireworks CS 6.

Masuk ke dunia Flash, kemaren dicontohkan untuk pembuatan sliding image dan penggunaan codingan javascript yang sekarang sudah bisa digunakan disana. Sbelumnya saya sendiri kurang tahu apa cuma ActionScript aja atau apa emang udah bisa juga🙂

Lalu di InDesign CS 6, mereka menawarkan fitur mobile publishing. Intinya sama pembuatan content untuk di smartphone sama pad, yang sebelumnya biasanya InDesign lebih banyak digunakan untuk pembuatan dokumen dengan klasifikasi user, pengguna komputer desktop saja.

Dan yang terakhir mengenai Photoshop CS 6. Selain yang udah saya ceritakan di awal (croping iamge orang). Di versi terbaru ini kita bisa memindahkan objek dengan latar yang otomatis terbentuk sendiri menyesuaikan dengan latar di area tersebut. Lalu ada fitur video editing dan pembuatan 3D character dan bentuk.

Secara tampilan, saya kira gak terlalu jauh beda sama versi CS 5, namun untuk pewarnaan kulitnya, saya kira di CS 6 ini lebih gelap. Tema yang diangkat pada versi CS 6 ini adalah re-shape, dan janji yang mereka tawarkan pada  versi terbarunya ini adalah, proses yang lebih cepet dan gak makan memory gede pada setiap kita menggunakan fitur-fitur yang ada.

Bagi yang mau mencoba versi trialnya bisa diunduh di website adobe-nya langsung.

Kini Ia Mengalahkan Rasa Cintanya

Deru nyanyian ibu kota di pagi ini menyisakan tawa kecil di setiap sudut bibir-bibir itu. Menyunggingkan senyuman bahkan kemudian tawa terbahak. Ketika mata kemudian kembali tertuju pada sebaris catatan, apa yang terjadi kembali terulang lagi.

Erat digenggam, hingga tak rela rasanya diri ini terlepas darinya.

Aku mengelilingkan pandang menuju jendela, hitamnya debu tak lagi membuat pilu hatinya. Semua seolah terbakar habis tak bersisa karena kehadirannya.

Sebuah benda kecil dan juga tak bernyawa. Namun ternyata kini telah mengalahkan rasa cintanya. Cinta yang mungkin dulu ia berikan pada mereka orang-orang terkasihnya, namun kini denting tone dan sebaris kata yang ia baca darinya telah lebih meluapkan rasa bangga dan gembiranya.

Gaya sosial di zaman baru yang menggusur jauh pertemanan yang klasik ibarat di zaman batu, itulah ia, gaya sosial warga ibu kota yang kini juga telah menjalar hingga ke pelosok desa. Berinteraksi lewat dunia maya, yang tak lagi membutuhkan langkah kaki, erat jabat tangan, sungging senyuman dan kontak mata. Namun cukup dengan luapan rasa lewat untaian kata, dan itu telah menggantikan semuanya.

Sebuah era baru yang entah kapan akan berganti kembali …

Ini Dia 3 Alasan Mengapa Mereka Menabung Dinar Emas

Apa bedanya dengan menabung biasa? toh dari semenjak kecil bukankah orang tua kita telah membiasakan kita untuk menabung? Dari mulai celengan tanah liat sampai ke bambu mungkin pernah menjadi media kita untuk kita menabung. Namun, sekarang kok ada istilah menabung dinar emas? Mengapa orang-orang kini memilih untuk menabung di dinar emas?

Dinar EmasDinar Emas

Ada 3 alasan utama yang menjadikan orang-orang menabung dinar emas, berikut catatan saya mengenai hal ini.

Alasan yang pertama, karena dinar emas memiliki nilai investasi. Sesuatu akan dikatakan bernilai investasi jika ada harapan akan memberikan keuntungan di kemudian hari. Nah begitu juga dengan dinar emas, belajar dari pengalaman memang dinar emas memberikan nilai keuntungan yang cukup signifikan dari masa ke masa.

Namun satu hal yang patut diingat adalah, setiap investasi akan memakan waktu yang relatif lama. Oleh karena itu dikatakan bahwa dinar emas juga termasuk kedalam jenis long time investment. Jadi jangan berharap mendapatkan keuntungan cepat dari setiap investasi.

Alasan kedua, karena dinar emas memiliki nilai proteksi atau perlindungan terhadap kemampuan daya beli kita. Anda mungkin masih ingat jika dulu kita diberi uang jajan ketika mau berangkat sekolah sebesar Rp. 100,-, itu bisa kita belikan 4 buah permen seharga Rp. 25,- Namun apa yang terjadi hari ini? Uang Rp. 100,- tak cukup untuk kita membeli permen tersebut lagi. Kenapa? Karena ketika kita menyimpan uang, maka uang tersebut tidak akan memberikan perlindungan atas kemampuan daya beli kita dari masa ke masa.

Lain halnya ketika kita menyimpan dinar emas, dari dahulu sejak zaman Khalifah Umar Bin Khattab, ketika awal mula dinar emas ini di buat dan dijadikan alat transaksi. Nilai jual dari dinar emas itu bisa digunakan untuk membeli seekor kambing. Jika saat ini harga dinar emas berkisar di angka Rp. 2.2 juta, maka cocok sekali, harga tersebut masih bisa dibelikan untuk seekor kambing bukan?

Kemudian, alasan yang ketiga, karena dinar emas memiliki nilai dakwah. Bagaimanapun sejarah Islam mencatat bahwa penggunaan dinar emas islam ini pernah dan sangat memudahkan ummat dalam bertransaksi. Namun seiiring dengan berjalannya waktu, kini dinar emas memang lebih banyak dijadikan sebagai media investasi, tidak lagi sebagai media transaksi. Untuk itu, kita bercita-cita semoga di kemudian hari masyarakat akan paham kembali akan makna dan keberadaan dinar emas dalam menunjang perekonomian ummat Islam.

Jadi, anda masih mencari alasan untuk menabung dinar emas? Saya punya tiga! Hehe

Wallahu’alam bish-shawab

Jadikan Daerah Layaknya Ibu Kota

“Seandainya saya anggota DPD, apa yang ingin saya lakukan?”, satu jawaban yang terlintas dalam benak saya adalah sebuah keinginan untuk menjadikan daerah yang saya wakili layaknya sebuah ibu kota.

Mungkin anda akan mengernyitkan dahi ketika mendengar jawaban tersebut, namun keyakinan ini menjadikan sebuah fokus utama seharusnya bagi setiap anggota dewan yang notabene menjadi perwakilan daerahnya untuk muncul dan diketahui keeradaannya di pusat. Karena seandainya keterlibatan daerah dengan hanya berfungsi sebagai penunjang saja seperti saat ini, saya kira terlalu sulit untuk kita membangun sebuah negara yang berharap akan diperhitungkan lebih di mata dunia.

Kita mengenal berbagai kemudahan akses, dari mulai informasi, teknologi, hingga transparansi publik hanya ada di kota-kota besar saja. Sedangkan bagi daerah, hanya sedikit sekali daerah yang sadar akan hal tersebut. Hasilnya, ketimpangan akan kesinambungan antara pusat dan daerah berhenti di tengah jalan.

Pada media fisik satu contoh ketika kita berbicara tentang akses informasi, pada saat pemerintah pusat menggembar-gemborkan berbagai program ternyata dengan berbagai keterbatasan, daerah baru mengetahui program-program tersebut jauh di waktu kemudian. Hal ini dikarenakan pemerintah daerah tidak dengan cepat mendapatkan informasi tersebut. Disamping fasilitas yang ada di daerah tidak memadai, ketersediaan sumber daya manusia yang handal juga lebih banyak di sebar hanya di kota saja. Sehingga banyak daerah yang tidak mengerti ketika muncul update terbaru dari pusat.

Kemudian ketika kita bicara tentang budaya transparansi publik, pada saat pemerintah pusat berbicara tentang prinsip keterbukaan kepada masyarakat (misalnya dalam hal perekrutan Pegawai Negeri), di daerah justru masih saja mengagung-agungkan cara lama, dengan prinsip serba tertutup dan tidak sedikitpun proses-proses tersebut diketahui masyarakatnya.

Tentunya berawal dari cita-cita ini bukan berarti kita meng-copy paste setiap perkembangan teknologi, fasilitas serta berbagai kemudahan yang ada di ibu kota untuk kemudian pula harus ada di setiap daerah. Karena ini butuh waktu yang tidak sedikit dan yang jelas juga pastinya akan membutuhkan dana yang tidak sedikit pula. Namun, dengan dimulai dari berupaya penuh menciptakan generasi muda yang memiliki kualitas pendidikan yang sejajar dengan kota besar, upgrade pemikiran para aparatnya dan juga berupaya terus untuk menyediakan ketersediaan komposisi standar akan beberapa fasilitas untuk menghilangkan ketimpangan akan pusat dan daerah, setidaknya ini diharapkan menjadi sebuah awal akan terciptanya keseimbangan tersebut.

Semoga…